Post-Publication Discussion

DISKUSI PASCAPUBLIKASI

Akselerasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat mengakui bahwa proses komunikasi dan diskusi ilmiah dapat terus berlangsung setelah suatu artikel diterbitkan. Oleh karena itu, jurnal memberikan ruang bagi pembaca, peneliti, penulis, dan anggota komunitas akademik untuk menyampaikan tanggapan, pertanyaan, klarifikasi, maupun perhatian terhadap artikel yang telah dipublikasikan.

Diskusi pascapublikasi harus disampaikan secara ilmiah, objektif, konstruktif, relevan, dan berdasarkan informasi atau bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bentuk Diskusi Pascapublikasi

Hal-hal yang dapat disampaikan dalam diskusi pascapublikasi antara lain:

  1. pertanyaan terhadap metode penelitian;

  2. klarifikasi terhadap data atau hasil;

  3. persoalan terkait interpretasi hasil;

  4. kesalahan faktual yang ditemukan setelah publikasi;

  5. permasalahan pada tabel, gambar, atau informasi pendukung;

  6. persoalan terkait referensi;

  7. pertanyaan mengenai aspek metodologis atau teoretis; dan

  8. hal lain yang secara substansial berkaitan dengan integritas dan kualitas artikel yang telah diterbitkan.

Mekanisme Penyampaian

Pembaca atau pihak lain yang memiliki perhatian terhadap artikel yang telah diterbitkan dapat menghubungi Dewan Editor melalui informasi kontak resmi yang tersedia pada laman jurnal.

Laporan atau tanggapan hendaknya mencantumkan identitas artikel secara jelas, termasuk judul artikel dan informasi publikasi, serta menjelaskan secara spesifik persoalan yang ditemukan.

Jika diperlukan, Dewan Editor dapat meminta tanggapan dari penulis artikel yang bersangkutan. Penulis diberikan kesempatan yang wajar untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan terhadap persoalan yang disampaikan.

Tindak Lanjut

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia, Dewan Editor dapat mengambil tindakan yang sesuai, termasuk:

  • menerbitkan klarifikasi;

  • menerbitkan koreksi;

  • menerbitkan tanggapan penulis;

  • menerbitkan pernyataan keprihatinan;

  • melakukan pemeriksaan lebih lanjut; atau

  • melakukan penarikan kembali artikel apabila ditemukan persoalan yang secara substansial memengaruhi integritas artikel.

Diskusi pascapublikasi tidak secara otomatis dianggap sebagai bukti adanya pelanggaran etika atau penelitian. Setiap kasus akan dinilai secara individual berdasarkan informasi, bukti, dan tingkat permasalahan yang ditemukan.

Jurnal tidak memfasilitasi komentar yang bersifat menghina, menyerang pribadi, tidak relevan, mengandung fitnah, promosi, atau tidak memiliki dasar akademik yang memadai.

Tujuan utama diskusi pascapublikasi adalah meningkatkan kualitas komunikasi ilmiah serta menjaga akurasi, transparansi, dan integritas rekam publikasi jurnal.