Literasi Ekowisata: Pendidikan, Konservasi, dan Kearifan Lokal
Abstrak
Buku Literasi Ekowisata: Pendidikan, Konservasi, dan Kearifan Lokal mengkaji secara komprehensif keterkaitan antara pendidikan lingkungan, pelestarian ekosistem, dan kebudayaan lokal dalam konteks pesisir Papua sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati dan budaya tertinggi di Indonesia. Berangkat dari realitas degradasi lingkungan pesisir, melemahnya transmisi pengetahuan adat, serta keterbatasan pendidikan lingkungan yang kontekstual, buku ini menawarkan literasi ekowisata sebagai pendekatan pendidikan transformatif yang tidak hanya menekankan pemahaman ilmiah tentang ekosistem mangrove, padang lamun, habitat penyu, dan laut pesisir, tetapi juga mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat adat sebagai fondasi etika ekologis dan praktik konservasi berkelanjutan. Melalui pembahasan yang sistematis, buku ini menyoroti peran strategis sekolah sebagai pusat pembelajaran berbasis tempat, komunitas adat sebagai penjaga pengetahuan ekologis, pemuda sebagai agen perubahan sosial-ekologis, serta media dan sumber belajar sebagai sarana penguatan kesadaran publik. Dilengkapi dengan analisis konseptual, contoh praktik lapangan, dan refleksi kebijakan, buku ini menegaskan bahwa ekowisata bukan semata aktivitas wisata, melainkan ruang belajar kolektif yang membangun kesadaran ekologis, memperkuat identitas budaya, dan membuka peluang ekonomi ramah lingkungan bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, buku ini diharapkan menjadi rujukan akademik sekaligus panduan praktis bagi pendidik, mahasiswa, peneliti, pengambil kebijakan, dan komunitas dalam mengembangkan literasi ekowisata yang berkelanjutan, berkeadilan budaya, dan berorientasi pada masa depan lingkungan Papua.
Referensi
Akmalia, R., Situmorang, M. S., Anggraini, A., Rafsanjani, A., Tanjung, A., & Hasibuan, E. E. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis budaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Jurnal Basicedu, 7(6), 3878–3885.
Amri, K., Latuconsina, H., & Triyanti, R. (2023). Peran penting pengelolaan perikanan laut berkelanjutan bagi kelestarian habitat dan kemanfaatan sumber daya. Dalam K. Amri, H. Latuconsina, & R. Triyanti (Eds.), Pengelolaan sumber daya perikanan laut berkelanjutan (pp. 1–22). Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Andini, L. A. (2025). Media sosial sebagai ruang digital activism generasi muda dalam memperjuangkan isu lingkungan. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(4), 127–137.
Asmin, F. (2018). Ekowisata dan pembangunan berkelanjutan: Dimulai dari konsep sederhana. Universitas Andalas.
Barclay, K., & Kinch, J. (2013). Local capitalisms and sustainability in coastal fisheries: Cases from Papua New Guinea and Solomon Islands. Research in Economic Anthropology, 33, 107–138.
Butarbutar, R. R. (2021). Ekowisata dalam perspektif ekologi dan konservasi. Penerbit Widina Bhakti Persada.
Fitriani, S., Irdalisa, I., Safi’i, I., & Mohamad, H. (2025). Growing green minds: Understanding primary students’ perspectives on ecological literacy. [Nama Jurnal], 5(2). (Catatan: Nama jurnal tidak dicantumkan di sumber.)
Gufrani, R., Santi, F., Rullah, A. D., Ramadhani, D. A., Ningrum, D. H. P., Tahar, M. F. I., Salma, R. H., & Erwina, Y. (2024). Media, ocean culture, and marine resources: Use of social media to conserve marine resources. International Journal of Progressive Sciences and Technologies, 45(1), 682–688.
Hayati, R. (2020). Pendidikan lingkungan berbasis experiential learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Humanika, 20(10), 63–82.
Imburi, C. S., Angrianto, R., Tanur, E. A., & Widodo, I. (2024). Peran hutan mangrove dalam menanggulangi dampak perubahan iklim di wilayah pesisir Indonesia. Jurnal Geosains West Science, 2(3), 122–132.
Kadir, A., Reawaruw, Y., Komari, K., & Mahuze, A. (2022). Ethnobotanical knowledge of Marind-Anim tribe in utilizing sago (Metroxylon sagu) in Merauke, Papua, Indonesia. Biodiversitas, 23(1), 264–272.
Kartikasari, S. N., Marshall, A. J., & Beehler, B. M. (2012). Ekologi Papua. Yayasan Pustaka Obor Indonesia & Conservation International.
Lasaiba, M. A. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam pengelolaan ekowisata berkelanjutan dari perspektif masyarakat adat. Jendela Pengetahuan, 15(2), 85–92.
Lestari, P. A., Lestari, F. D., Abidin, R. Z., Zuliansyah, R. D., Zulfayani, & Suryani, D. R. (2025). Kearifan lokal dalam pelestarian alam: Implementasi adat sasi pada suku-suku di Bumi Anim Ha. Jurnal Adat dan Budaya, 7(1).
Luthfi, A. K., Asriadi, Sartika, Wahyuni, S., & Rahmadania, L. (2025). Penguatan literasi anak pesisir melalui pendekatan edukasi kontekstual berbasis lingkungan. Daya Karya: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 54–64.
Macap, A. R., Mampioper, D. A., Cahya, I., & Saleh, M. R. (2025). Papua dan Sasi: Tradisi leluhur untuk kehidupan (C. N. Nababan, Ed.). Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia.
Mantayborbir, V., Izaac, F. A., Runtuboi, D. Y. P., Numberi, Y. M., & Indrayani, E. (2025). Membangun kesehatan masyarakat Papua melalui budidaya perairan berkelanjutan. PT Media Penerbit Indonesia.
Masruroh, M., Yusuf, D., Maryati, S., Pambudi, M., & Kobi, W. (2024). Peran literasi dalam mendorong kesadaran lingkungan. Journal of Khairun Community Services, 4(1).
Muhammad, R. N. (2025). The effectiveness of coastal environments learning media to increase elementary school students’ cognitive responses. Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 31(1), 28–37. https://doi.org/10.30587/didaktika.v31i1.9438
Munazar, R., & Nurhayati, M. (2020). Khazanah tumbuhan di Papua pada koleksi Perpustakaan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor LIPI. FIHRIS: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 15(2).
Puspaningrum, M. R. (2025). Pengembangan pembelajaran sains berbasis potensi lokal wisata alam untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa sekolah dasar. EDUSCOTECH, 6(1).
Putri, Y. E., & Triyono. (2025). Perilaku pro lingkungan pada aktivis lingkungan di lereng Merapi. JSSH: Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 9(2), 229–241.
Rahman, I., Muh, I., & Musa’ad, M. (2025). Integration of sustainable governance in improving the economy of coastal communities based on blue economy in Southwest Papua Province. KnE Social Sciences, 10(18), 1241–1251.
Savazri, Rehan V., & Wulandani, A. (2021, May 7). Relasi manusia dan alam di Tanah Papua. EcoNusa. https://econusa.id/id/ecoblog/relasi-manusia-dan-alam-di-tanah-papua/
Satria, A., & Mony, A. (2019). Dinamika praktek sasi laut di tengah transformasi ekonomi dan politik lokal. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 143–152.
Stem, C. J., Lassoie, J., Lee, D. R., & Deshler, D. D. (2003). Community participation in ecotourism benefits: The link to conservation practices and perspectives. Society & Natural Resources, 16(5), 387–413.
Sujarta, P., Renyoet, A., & Dimara, L. (2021). Kajian sistem etno konservasi laut masyarakat pesisir Papua: Sasisen dan Tiyaitiki. Jurnal Education and Development, 9(1), 103.
Sugito, T., Sulaiman, A. I., Sabiq, A., Kuncoro, B., & Faozanudin, M. (2019). Implementation of ecotourism empowerment in coastal border of West Kalimantan. Humanities and Social Science Research, 2(4).
Sudirman. (2022). Pengembangan ekowisata berbasis lingkungan sebagai media pendidikan berkarakter sains di kawasan Tanjung Ringgit Desa Sekaroh. Tirai Edukasi Jurnal Pendidikan, 5(1), 119–125.
Sujarta, P., Renyoet, A., & Dimara, L. (2021). Kajian sistem etno konservasi laut masyarakat pesisir Papua: Sasisen dan Tiyaitiki. Jurnal Education and Development, 9(1), 103.
Wahyuningtyas, R. S., et al. (2021). Developing learning module based on local wisdom to improve environmental care attitudes. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(11), 1005–1014. https://doi.org/10.17762/turcomat.v12i11.5991
Wesi, S., Putri, M. A. T., & Noviyanti, S. (2025). Integrasi pendidikan lingkungan dan kearifan lokal dalam era Society 5.0 untuk menumbuhkan kesadaran global dan cinta budaya pada siswa sekolah dasar. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 10(2).
Wirata, G., Handayani, M. M., & Geriadi, M. A. D. (2023). Kebijakan pengembangan ecowisata berbasis komunitas di Indonesia: Sebuah pendekatan quadruple helix. JPPI: Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 9(4), 16–23.
Winarsih, S., Sauhenda, A. F., & Wahyuniar, W. (2025). A comparative analysis of field trip teaching strategies in Teacher Man and To Sir, With Love. IDEAS: Journal of Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 13(1), 2142–2153.
Winarsih, S., & Narahawarin, M. F. (2019). Nilai kearifan lokal dalam tari tradisional Papua Pangkur Sagu. Musamus Journal of Language and Literature, 1(2), 89–101.
Yasin, A. M. (2025). Hukum dan etika bisnis pariwisata: Kompas bisnis pariwisata modern. Penerbit Hanif Media Pustaka.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syahruddin Syahruddin, Sri Winarsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.